Arsip untuk Juni, 2010

Bagi pengguna Yahoo Messenger ini ada sedikit Tips untuk login Multi ID.
ymTips ini untuk menjalankan user id Yahoo Messenger lebih dari satu atau user id berbeda dalam satu PC. Yang dibutuhkan adalah regedit dengan melakukan sedikit tweak pada Registry Windows. Caranya tidak sulit, disini hanya ada 2 cara saja:
1. Dengan membuat batch *reg menggunakan notepad
2. Manual registry entry

Penjelasan :
1. Untuk cara batch silahkan buka notepad kemudian masukkan teks berikut :

REGEDIT4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\yahoo\pager\Test]
“Plural”=dword:00000001

kemudian save as dengan extensi .reg, mis. ym.reg
anda dapat mendobel kliknya untuk mengaktifkannya.

2. Untuk cara yang kedua anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini :
Start >> Run…>> regedit
Buka HKEY_CURRENT_USER >> Software >> yahoo >> pager >> test
Pada sebelah kanan, klik kanan >> New >> DWORD value
Beri nama Plural tekan enter 2 kali dan berikan nilai 1.

Untuk menjalankannya silahkan jalankan Yahoo Messenger seperti biasa, kemudian jika anda ingin login dengan id yang berbeda anda tinggal klik lagi shorcut Yahoo Messenger yang ada di Start Menu/Desktop/Quick Launch. Setelah anda klik akan muncul window Yahoo messenger baru, dan silahkan login dengan id yang berbeda.

Jika setelah menjalankan langkah-langkah diatas tetapi anda belum berhasil, coba logout dari Yahoo Messenger dan Exit, kemudian jalankan lagi dari shorcut yang tersedia. Jika masih belum bisa, coba restart Windows anda atau periksa apakah Registry Windows anda di-lock oleh administrator (Biasanya untuk komputer kantor/security reason).

Kehilangan file atau data penting di komputer baik terhapus, terformat, partisi gagal, virus dan sebagainya, kadang bisa membuat kita pusing. Meskipun sudah banyak software untuk menyelamatkan (recovery) data, tetapi tidak semua mempunyai fitur yang pas. Belum lama ini, Easeus (yang di kenal membuat software partisi) kembali merilis software gratis untuk recovery data.

Software yang bernama Data Recovery Wizard Free Edition ini mengusung berbagai fitur recovery data.

Bagi yang pernah membagi (mempartisi) hardisk, mungkin tidak asing dengan software Easeus Partition Master, software untuk mengatur partisi hardisk sekelas Partition Magic yang bisa didapatkan secara gratis. Software recovery data ini juga dibuat oleh Easeus. Sebelumnya Easeus Data Recovery Wizard hanya tersedia untuk versi berbayar, tetapi kini Easeus merilis juga versi Gratis. Meskipun ada keterbatasan, tetapi versi gratis ini mempunyai kemampuan/fitur yang sama dengan versi berbayar.

Fitur-fitur Data Recovery Wizard Free Edition

Untuk ukuran sebuah software gratis, Data Recovery Wizard Free Edition memang mempunyai fitur yang melimpah, bahkan sebanding dengan software berbayar lainnya. Berikut beberapa fitur-fitur pentingnya :

* Recovery file yang terhapus, baik ketika menghapus dengan Shit+Delete atau setelah empty recycle bin
* Recovery lengkap, baik setelah partisi di format, dari RAW partition dan disk yang rusak (corrupt) akibat partisi sehingga muncul tulisan “Disk is not formatted”
* Recovery Partisi, seperti ketika proses partisi mengalami error, partisi yang terhapus, lost partition karena aplikasi atau sistem error
* Mendukung format file sistem FAT (12/16/32), NTFS, NTFS5 juga EXT2/EXT3.
* Membuat disk/partition image untuk recovery data
* Resume hasil scan terakhir
* Bisa menjadi bootable media dengan WinPE
* Fitur pecarian data setelah proses scanning
* Bisa digunakan untuk menyelamatkan data dari berbagai media, seperti : IDE HDD, SATA HDD, SCSI HDD, FireWire HDD, USB HDD, External HDD, Hardware RAID, Floppy drive, USB flash drive (flashdisk), Compact flash card, Secure Digital card, Memory card/Memory stick, Micro card, Zip drive maupun IPod
* Dapat di install di Windows 2000/XP/2003/Vista serta Windows Server 2008 dan Windows 7

Penggunaan

Penggunaan software ini untuk menyelamatkan data (recovery data) cukup mudah. Setelah di install, jalankan Data Recovery Wizard. Setelah tampil, dibagian atas akan terlihat batasan berapa maksimal data yang bisa diselamatkan (awalnya adalah 1 GB = 1024 MB). Ada 3 pilihan recovery yang bisa kita gunakan, yang ditandai dengan icon atau gambar yang berbeda. Berikut penjelasannya.

1. Deleted File Recovery, pilih ini untuk menyelamatkan data yang terhapus melalui tombol delete, shift+delete atau setelah hilang dari Recycle Bin
2. Complete Recovery, pilih jika ingin menyelamatkan data dari hal-hal seperti berikut :
* Data hilang ketika mem-format hardisk
* Hardisk hanya menampilkan format RAW atau ketika Windows sering menampilkan pesan seperti “Do you want to format this drive?”
* Kehilangan data ketika komputer tiba-tiba mati, serangan virus, software bermasalah dan lainnya
3. Partition Recovery, gunakan menu ini untuk menyelamatkan partisi yang terhapus, partisi hilang ketika proses format dan sejenisnya

Keterbatasan

Satu hal penting yang membedakan antara versi gratis dan berbayar adalah jumlah data yang bisa di recovery terbatas maksimal 1 GB untuk sekali recovery. Meskipun software sudah di uninstall, dan di install ulang, sisa recovery yang tersisa akan sama seperti sebelumnya ketika masih digunakan. (meskipun dengan trik khusus kita bisa mereset jumlah ini agar tetap 1 GB terus, tanpa perlu install ulang)

Salah satu tips ketika akan recovery data adalah usahakan jangan menginstall program ini di drive yang akan di recovery. Kemudian menghadapi keterbatasan data yang bisa di recovery sebesar 1 GB ini, maka pastikan mengutamakan recovery data-data penting terlebih dahulu, dan file yang tidak begitu penting dan ukurannya besar di abaikan saja

sJika kita menggunakan Microsoft Word 2010, 2007 ataupun Word 2003, biasanya ketika membuat dokumen baru, ukuran kertasnya adalah Letter ( 8.5 x 11 inchi atau 21.59 cm x 27,94 cm). Padahal di Indonesia, jarang yang menggunakan ukuran ini, tetapi sebagian besar menggunakan ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm).

Meskipun kita bisa mengubahnya ke A4 dengan mudah, tetapi agar memudahkan maka ada baiknya jika kita set setting bawaannya agar menjadi A4.

Ukuran kertas bawaan Microsoft office ( bahasa Inggris – US ) adalah Letter memang bisa dipahami, karena sepertinya di Amerika (US) ukuran kertas inilah yang paling sering di gunakan.

Karena ukuran bawaan (default) adalah letter, tidak jarang ada yang lupa mengubahnya menjadi A4 ketika mencetak, sehingga di bagian bawah, terlihat jarak kosong yang lebih lebar. Ukuran Letter lebih pendek sekitar 1.7 cm dibanding dengan A4.

Berikut tips mudah untuk mengubah ukuran bawaan (default) menjadi A4 ketika membuat halaman baru Office 2010, 2007 ataupun 2003 ( mungkin juga Office XP – belum sempat mengecek untuk Office Xp).

  1. Buka Microsoft Word
  2. Klik Icon Open (File > Open)
  3. Copy text ini : %userprofile%\Application Data\Microsoft\Templates, kemudian paste di bagian file name. Kemudian klik Open (lihat gambar berikut untuk lebih jelasnya).
  4. Untuk Word 2003 buka file Normal.dot, untuk word 2007 atau 2010 buka file Normal.dotm
  5. Setelah terbuka halaman kosong (normat.dot atau normal.dotm), atur ukuran kertas menjadi A4. Untuk Word 2003 melalui File > Page Setup, sedangkan Word 2007 dan 2010 melalui tab Page Layout.
  6. Setelah itu simpan dengan klik Save dan tutup Word

Setelah melakukan langkah diatas, seharusnya setiap kita membuat halaman baru, ukuran kertas menjadi A4. Jika kita ingin mengatur agar ukuran kertas bawaan menjadi Folio ( 21.5cm x 33cm), ikuti langkah seperti diatas dan pada langkah ke-5 ubah Pilih ukuran kertas Custom dan buat menjadi 21.5 cm dan 33 cm

Cukup menjadi masalah bagi seseorang yang baru saja menapaki usaha Warnet dalam memperoleh software billing warnet, selain harganya mahal juga langkah menginstal memerlukan pemahaman yang cukup mendalam, oleh karena itu ada solusi yang dapat mengatasi masalah tersebut dengan membuat billing warnet sendiri dengan program Microsoft Excel, untuk itu ikuti langkah-langkah sederhana sebagai berikut :

  1. Buatklah disain billing warnet anda sendiri menggunakan table-tabel di Ms. Excel, sebagai contoh sebagai berikut :

  1. Buatlah  table bantu yang berisi “TABLE HARGA” pada sheet tersebut, contoh :
TABEL HARGA
PERJAM PERMENIT
4000 66,67
  1. Sehingga disaign billing kita seperti gambar di bawah ini :

  1. Pada kolom G11 sampai Gg18 merupakan sel-sel input data sehingga kita biarkan kosong, namun kita beri tanda khusus (bias warna yang berbeda) agar kita ssendiri tidaak bingung saat melayani pelanggan.
  1. Selanjutnya kita masukkan Function pada :
    1. Pada “Status” kita tempatkan di sel H13 di beri function :

=IF(AND(G12=””;G11=””);””;IF(AND(G14=””;G11<>””);”ACTIVE”;G12-G11))

Pemahaman :

Jika pada G11 kosong maka seluruh output billing juga kosong, jika G11 diisi dengan “Waktu Mulai” misal 12:00 maka pada H13 akan muncul kata “ACTIVE” dan jika G12 diisi “Waktu Selesai” misal 13:00 maka pada H13 akan muncul panjang waktu aktivitas pelanggan Warnet kita

  1. Pada “Durasi” kita tempatkan di sel H14 di beri function :

=IF(G12=””;””;(HOUR(H13)*60)+MINUTE(H13))

Pemahaman :

Pada G14 akan muncul panjang durasi aktivitas pelanggan

  1. Pada “Biaya” kita tempatkan di sel H15 di beri function :

=IF(H14=””;””;((H14*$G$23)))

Pemahaman :

Pada H15 akan muncul biaya selama durasi pelanggan melakukan aktivitas di Warnet kita berdasarkan “Table Data” G23 (biaya permenit)

  1. Pada H16 sampai H18 yang merupakan biaya jasa cetak function :

=IF(G16=””;””;G16*<tulis biaya cetak>)

Pemahaman :

Jika tidak menggunakan jasa Cetak/Print maka pada H16 tidak akan muncul sesuatu, namun jika diisi dengan jumlah lembar jasa cetak maka akan muncul jumlah harga sesuai dengan ketentuan kita

  1. Pada “Total Biaya” kita tempatkan di sel H19 di beri function :

=IF(AND(G11=””;H11=””);””;SUM(H15:H18))

Pemahaman :

Jika billing tidak di isi maka billing akan kosong, jika terisi data maka pada H19 akan muncul jumlah dari biaya dan biaya jasa cetak menjadi “Total Biaya” yang harus pelanggan bayar kepada kita

CONTOH BILLING MODIFIKASI